Jumat, 30 Mei 2008

BOX-nya DEDEK

Ditulis oleh ibuk di MPnya
Foto ini dipasang bukan untuk nunjukin gambar keluarganya ibuk waktu jaman rikiplik, tapi ibuk pengen nyeritain itu lo box bayi yang dipakai untuk duduk. Berhubung hanya foto ini yang keliatan box bayinya, jadi ya ibuk pasang yang ini.

Kata Mbah Kung, box bayi ini dulunya ada di rumah Mbah Buyut (ibu dari Mbah Kung). Sampai ibuk lahir, sekeluarga tinggal dirumah Mbah Buyut. Baru setelah ibuk umur 1 tahun, semua pindah kerumah sendiri. Nah, box bayi itulah yang dipakai mulai dari Bude Hany sampai ibuk yang paling kecil. Waktu Mbah Kung pindah rumah, memang box itu nggak ikut hijrah tapi kalo kami main kerumah Mbah Buyut, ibuk selalu tidur di box itu. Sampai Mbah Buyut meninggal (ibuk kelas 4 SD), baru box itu disimpan oleh Mbah Uti digudang rumah. Sayang fotonya nggak berwarna ya, jadi nggak keliatan warna besinya apa. Box itu dulu warnanya hijau.

Si box bayi baru keluar lagi dari gudang waktu Mas Adek lahir. Akhirnya sampailah box ini ke generasi berikutnya. Mas Adek ini biasa naik-naik ke besi pinggirannya yang tinggi itu lo.

Lalu ibuk dan bapak pindah ke Pekanbaru - Riau dan lahir Mbak Putri. Box itu dikirim oleh Mbah Uti ke Pekanbaru untuk tempat tidur Mbak Putri. Supaya lebih cantik ibuk ganti catnya jadi putih, termasuk semua asesorisnya juga putih, kelambu, sprei, sarung bantal, guling, dll. Waktu Mbak Putri umur 5 tahun, box ini masuk gudang lagi karena sudah jarang dipakai.

Sempat kepikir buat apa ya box bayi ini kan sudah nggak ada anak kecil lagi. Gudang jadi lumayan penuh. Tapi mau dibuang atau dikasihin orang sayang banget mengingat historynya yang cukup panjang. Lagian juga udah jarang yang jual box bayi dari besi begitu sekarang, susah nyarinya.

Eh ... kita memang nggak akan pernah tau apa yang akan terjadi selanjutnya ya. Ternyata Mbak Putri sudah jadi anak tengah, karena ada dedek ... hihihi. Untung box bayi masih digudang. Ibuk lalu minta tolong tukang kebun untuk ngecat ulang dan akhirnya si box naik pangkat lagi dari gudang ke kamar.

Berhubung dedek agak banyak geraknya alias lincah banget, ibuk agak khawatir juga kalau kepalanya kejedut besi-besi pinggiran box. Jadi ya ada PR deh, ibuk bikin bantalan pengaman dipinggiran sekeliling box. Biar cantik semua asesorisnya ibuk bikin dengan motif yang sama. Ini dia yang punya box lagi berpose di singgasananya ... hehehe.

Tidak ada komentar: